Pada hari Ahad 25 Desember 2025, Masjid Al Insan lantai III RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menggelar pengajian rutin bulanan sebagai sarana untuk menyambung rasa silaturahmi, pembinaan spiritual dan mental bagi para pegawai sehingga terbentuk karakter, meningkatkan ketenangan batin, moral, dan etika kerja. Pengajian kali ini menghadirkan Ustadz Amanto Surya Langka, Lc., dengan tema “Thaharah dalam menyambut Ramadhan yang Penuh Berkah”.
Dalam pengajian tersebut turut berhadir dr. Lia Indriana, selaku Direktur Utama; Drs. Mulyono, M.Pd., Direktur Keuangan, Umum, Ke-Muhammadiyahan; para dokter spesialis; para manager; para kepala ruangan, serta pegawai yang hampir berjumlah 300 orang memenuhi ruangan masjid.

dr. Lia Indriana, dalam sambutannya tak bisa menyembunyikan rasa syukur serta menekankan komitmen terhadap rumah sakit khsusus untuk pegawai. Ia menyampaikan Muhammadiyah mendirikan rumah sakit juga sebagai dakwah khsususnya dalam bidang kesehatan (sosial) yang menjadi ciri khas dari rumah sakit kita yaitu RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya, pendalaman terkait dengan Al Islam dan ke-Muhammadiyahan harus dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari misalkan sholat berjama’ah, pengajian, serta kegiatan lainnya.
“Komitmen kita harus meningkatkan Al-Islam dan ke-Muhammadiyahan sehingga apa yang kita lakukan dengan niat ikhlas berbuah pahala oleh Allah SWT, bukan hanya bekerja yang kita lakukan tapi juga mencari ridho-Nya, sehingga kita selamat dunia dan akhirat”, ujarnya.
Acara semakin khidmat dengan hadirnya, Ustadz Amanto Surya Langka, Lc., yang beliau juga merupakan tokoh mubaligh Muhammadiyah Kalteng. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan tiga manusia dalam Al-Quran yaitu: orang yang beriman, orang munafik dan orang kafir.
Selaku orang beriman ketika bulan suci Ramadhan diwajibkan untuk Syiam (puasa) sehingga kita menjadi orang bertaqwa. Tak terasa kita berada pada bulan Sya’ban. Sebentar lagi kita akan kedatangan bulan suci Ramadhan. Maka sudah sepatutnya kita melakukan berbagai persiapan dalam rangka menyambut Ramadhan.

“Ibarat sosok tamu yang agung, kedatangan bulan Ramadhan disambut dengan perasaan gembira dan suka cita oleh umat Islam di seluruh penjuru dunia. Karena, tamu ini membawa keberkahan dan pengampunan serta berbagai keutamaan lainnya. Setelah sekian lama berpisah, maka tamu yang agung ini ditunggu-tunggu dan dielu-elukan kedatangannya dengan penuh kegembiraan dan kerinduan”, Ujarnya.
Ditambahkan beliau, sudah sepatutnya setiap Muslim mempersiapkan diri menyambut kedatangan Ramadhan. Persiapan menyambut Ramadhan sangat penting dan perlu dilakukan agar kita dapat kita dapat memanfaatkan dan menyukseskan Ramadhan kita dengan sebaik mungkin dengan melakukan ibadah yang maksimal, optimal, dan berkualitas. Oleh karena itu, mari kita persiapkan diri untuk menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan dengan sebaik mungkin.
“Sebagaimana halnya ketika kita akan menghadapi suatu ujian atau pertandingan, maka tentu kita terlebih dahulu mempersiapkan diri, agar berhasil dalam ujian atau menang dalam pertandingan tersebut. Dalam suatu pertandingan, kita mempunyai target untuk menang. Begitu pula memasuki bulan Ramadhan yang akan datang ini, kita harus memiliki target dan berusaha untuk meraih berbagai keutamaan Ramadhan. Untuk itu, kita harus mempersiapkan diri mulai dari sekarang sebelum kedatangan bulan Ramadhan”, tambahkan Ustadz Amanto.
Ditegaskan oleh Ustadz Amanto Surya Langka, adalah ulama menjelaskan berbagai persiapan yang perlu dilakukan oleh setiap Muslim dalam menyambut bulan Ramadhan. Diantara persiapan untuk menyambut kedatangan bulan Ramadhan yang penting dan perlu kita lakukan diantaranya; tarkul ma’nam (meninggalkan tidur), tarkul anam (meninggalkan manusia, uzlah), tarkul tho’am (meninggalkan makanan, lapar), tarkul kalam (meninggalkan berbicara, banyak diam).
“Mari kita sambut kedatangan bulan Ramadhan dengan penuh kegembiraan, keimanan dan keikhlasan. Raihlah berbagai keutamaan yang dibawa oleh Ramadhan dengan melakukan berbagai amal shalih sesuai sunnah (petunjuk) Rasul shallahu ‘alaihi wa sallam. Semoga ibadah kita di bulan Ramadhan ini diterima oleh Allah ta’ala. Aamiin…!”, tegasnya. (MF/Sam)

