Cabang dan ranting Muhammadiyah merupakan garda utama (dasar) bagi Muhammadiyah, yang sesuai dengan slogannya “Ranting itu Penting, Cabang harus Berkembang” adalah spirit utama LPCRPM Muhammadiyah untuk memperkuat akar gerakan di tingkat akar rumput. Slogan ini menekankan bahwa keberhasilan, dakwah, dan kaderisasi Muhammadiyah sangat bergantung pada hidupnya ranting dan berkembangnya cabang di Kalimantan Tengah, kota Palangka Raya, kecamatan Jekan Raya I, khususnya di Amal usaha Muhammadiyah bidang kesehatan yaitu RS Islam PKU Muhamadiyah Palangkaraya.
RS Islam PKU Muhamadiyah Palangkaraya pada, Sabtu, 27/3, menggelar rapar kerja anggota ranting Muhammadiyah, bertempat di aula Syafi’I Ma’rif lantai III dengan penuh khitmad dan penuh tanggung jawab, pada kegitaan ini juga dihadir oleh ketua PCM Jekan Raya I, Drs. Muhamad Ramli, M. Pd., ketua PDM kota Palangka Raya, Muhammad Hanafiah Novie, S.P. M.Si., serta Direktur Utama RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya, dr. lia Indriana.
Muhammad Hanafiah Novie, S.P. M.Si., mendorong kepada seluruh kader terutama yang berada di lingkungan amal usaha Muhammadiyah yaitu RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya, agar berpikir, berproses serta mampu memberikan kontribusi terhadap denyut nadi kehidupan, sebagai wujud nyata.
“Muhammadiyah tidak akan kokoh kalau tidak ada program yang nyata, terukur dan berdampak di dalamnya. Maka melalui rapat kerja ini kita dapat membentuk program-program strategis yang dapat dijadikan acuan kita bersama untuk bekerja di bawah naungan Persyarikatan,” tegasnya.
Disambung, Drs. Mulyono, M.Pd, Direktur Keuangan dan Kemuhammadiyahan, meminta agar raker jangan tumpul pada program-program yang berjibun, tapi dari sisi ejawantahnya malah jauh panggang dari api. “Programnya tidak perlu banyak, tapi harus berdampak nyata,” tekannya.
Dipintanya jua, agar kader yang ada di ranting harus bisa mengonstruksi program yang berdampak. “Kalau berbicara umat, harus berkembang juga misalkan buka warung atau toko yang bisa menjual kue, parcel atau apapun untuk para pegawai dan rumah sakit,” ucapnya. (MF/Sam)

